headerummary

Aliran Rasa Mengikuti Perkuliahan Bunda Sayang

Post a Comment

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Betapa bersyukur bisa bergabung di kelas Bunda Sayang batch 5 Jawa Tengah, berkenalan dan berdampingan dengan teman-teman yang memiliki tujuan sama, yakni menjadi Ibu profesional dalam urusan mendidik dan mengasuh buah hati. Setiap materi yang dipaparkan membuat saya takjub sekaligus penasaran, bagaimana para pendiri perkuliahan ini bisa menyusunnya begitu teratur dan rapi. Dua fasilitator bergantian mendampingi selama masa belajar. Pun dalam setiap materi selalu terdapat tantangan, untuk membuat laporan hasil pengamatan pembelajaran selama periode waktu minimal 10 hari. 

Sebenarnya saya orang yang senang dengan tantangan dan persaingan, namun kunci utama mengikuti kelas bunsay yang sesungguhnya adalah KONSISTEN dan KOMITMEN. Benar, tanpa memilikinya akan buyar semua mimpi untuk sampai di tahap akhir kelas yang berdurasi selama 12 bulan atau 1 tahun ini. Disini saya kembali belajar tentang manajemen waktu, antara mengurus anak, melayani suami, melaksanakan pekerjaan domestik, mengajar, mengikuti diskusi online, mengamati dan mengobservasi buah hati terkait materi, dan mengumpulkan tugas harian selama periode waktu yang ditentukan. 

MasyaaAllah, rasanya campur aduk. Terkadang bungah, antusias, terkadang letih hingga bosan. Saya berusaha membagikan materi yang didapat di setiap level kepada suami, supaya beliau ikut belajar dan dapat memahami kondisi istri ketika harus lama bermesraan dengan gadgetnya. Saya pun pernah meminta tolong (setengah memaksa) pada suami untuk membantu mencarikan referensi tulisan tentang materi di satu level. Sebab tercampur rasa lelah karena harus mengurus buah hati sendiri ketika kami long distance sementara saat itu, ditambah saya gelisah sebab tidak memahami materi yang diberikan tersebut. Alhamdulillah, suami begitu perhatian dan sangat kooperatif membantu. 

Bila rasa jenuh dan jengah mulai datang, saya harus mengingat kembali, bahwa masuk kelas bunsay adalah pilihan saya, dan dengan ilmu yang diperoleh akan saya praktikkan benar-benar dalam pengasuhan putri saya. Mendekat pula pada Sang Pencipta, agar dimudahkan ketika melalui setiap levelnya. Maka semangat baru pun akan datang, yang tak dinyana, saya telah mengerjakan dan mengumpulkan seluruh tantangan dari 12 materi yang diberikan, baik dengan badge dan apresiasi, ataupun tidak. 

Bunda Sayang mengajarkan saya untuk tiada hentinya bersyukur, terhadap segala sesuatu yang telah dimiliki. Terutama nikmat sehat, keluarga utuh nan bahagia, sedikit banyak amanah tlitipan Allah, serta keberadaan lingkungan sekitar yang menjadi dukungan. Ilmu-ilmu yang bermanfaat akan saya terapkan pada putri saya, semoga kelak ia menjadi anak shalihah yang menyelamatkan kedua orang tuanya dari api neraka.
“Jika seorang hamba telah meninggal dunia maka terputuslah seluruh amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakannya”  
(Hadits riwayat Muslim no.1631)
Sekian aliran rasa saya, hanya kepada Allah lah saya meminta pertolongan, menjauhkan dari segala sifat riya (pamer) dan ghuluw (berlebihan), dan niat saya memposting ini murni untuk berbagi dan menginspirasi. Semoga Allah subhanahu wa ta'ala meridhoi. 

Jazaakumullah khairan Katsir
Alhamdulillahhi robbil 'alamin
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh





Ummi Maryama
Teman mainnya Maryam dan Hisham | Islamic Parenting - Home Education - Healthy Lifestyle Enthusiast | Partner belajar sekaligus pembelajar Al Qur'an

Related Posts

There is no other posts in this category.

Post a Comment

Follow by Email