headerummary

Birth Story Singkat VBAC

Post a Comment

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Alhamdulillah bini'matihi tatimusshalihat

Dengan izin Allah telah lahir ananda kedua kami berjenis kelamin laki-laki, melalui proses VBAC (Vaginal Birth After Caesarian) atau melahirkan pervaginam setelah sebelumnya operasi caesar.

Keterangan Persalinan :
- Berat badan bayi : 3,8 kg (persis kakaknya)
- Panjang badan bayi : 50 cm
- Usia kandungan : 41w 5d (dari HPHT/Hari Perkiraan Haid Terakhir)
- Jarak kelahiran : 3 tahun 4 bulan
- Riwayat SC : Ketuban pecah dini, pembukaan macet, takut sakit kontraksi, stress, mata minus dan silinder tinggi
- Lokasi : Purwokerto dan Purbalingga, Jawab Tengah
- Diagnosa yang selama ini didapat : Mata minus dan silinder tinggi, saat masuk HPL sempat dicek SBR (Segmen Bawah Rahim/ketebalan dinding rahim) tipis 1,9 mm (angka aman SBR untuk vbac adalah 2-3mm), ketuban sebagian keruh, dan plasenta mengalami pengapuran. Dua dokter tempat saya kontrol meminta langsung SC ulang, padahal keduanya dari awal mendukung vbac. Kami langsung mencari second opinion dokter lain, alhamdulillah hasil pemeriksaan menunjukkan sebaliknya, semuanya masih dalam kondisi baik dan dokter tersebut memberikan waktu untuk menunggu kontraksi alami datang.

Ikhtiar sejak awal :
- Perbaiki niat
- Fokus pada tujuan
- Sampaikan keinginan dan harapan pada keluarga, terutama suami
- Siapkan dana, mental, psikis, fisik
- Tawakkal dan kerjakan ikhtiar sedari awal
- Selalu yakin dan berprasangka baik terhadap Allah
- Afirmasi janin setiap saat

Asupan harian :
- Diet karbo (nasi putih ganti merah)
- Protein (ikan laut, telur, daging)
- Serat dan vitamin (sayur, buah)
- Air kelapa muda (sepekan 2x)
- Air putih 2-3L perhari

Excercise harian (mulai rutin masuk trimester ke-2) :
- Prenatal gentle yoga
- Jalan kaki
- Latihan nafas (perut, ujjay, chanting)
- C scar massage
- Kerjakan ibadah wajib dengan lebih baik, rutinkan ibadah sunnah dan tilawah Al Quran

Suplemen harian (mulai rutin masuk trimester ke-2) :
- Gamat kapsul
- Spirulina kapsul
- Ekstrak ikan gabus kapsul
- Madu
- Kurma
- Sari kurma
- Rosella kering seduh
- Minyak zaitun
- VCO
- Dari dokter : asam folat, kalsium, zat besi, vitamin C

Ilmu :
- Mencari tahu lebih mendalam alasan operasi caesar sebelumnya dan mempelajari bagaimana kasus tersebut dapat dihindari pada persalinan selanjutnya
- Mencari terapis untuk mengurangi bahkan menyembuhkan trauma dari persalinan sebelumnya
- Kelas privat gentle birth dengan bidan setempat (materi : persiapan persalinan, prenatal couple gentle yoga, hypno birthing)
- Kelas vbac bidan yessie
- Follow ig, mengikuti kulwap-kulwap dan menonton live IG bidankita, cerita vbac, amanibirth, persalinan Maryam, doula-doula dan bidan-bidan gentle birth
- Kupas tuntas YouTube dan web bidankita

*Runutan kejadian*

23/08/20
Mulai terasa mules tengah malam tapi dipakai tidur jadi tidak terlalu berasa, seharian tidak ada mules lagi.

24/08/20
Mules lagi saat tengah malam, pagi hilang, lanjut timbul kembali menjelang siang jam 11 an, saya pakai power walk, Paz maryam, dan goyang di gymball sekitar 1 jam. Mules semakin intens sampai magrib akhirnya berangkat ke bidan saat aplikasi kontraksi 8-1-1 (artinya : dalam waktu 8 menit terjadi 1x kontraksi dengan durasi kontraksi 1 menit). Karena jarak tempuh agak jauh, khawatir tidak kuat menahan kontraksi lebih intens saat di kendaraan. Sesampainya di bidan, cek pembukaan jam 7 an >> bukaan 3-4, sembari aktif main gymball terus, sambil afirmasi ke adik bayi untuk selalu bekerja sama menghadapi persalinan. Jam 12 an dini hari >> saat cek bukaan, sudah masuk 5-6 disertai KPD makpyok (berwarna bening), akhirnya diminta berbaring dan menikmati gelombang cinta hanya dengan mengerang di kasur. Ambyar nafas dan relaksasi saat kontraksi semakin terasa nikmat, tim bidan dan suami bantu tekan titik lumbosacral dan elus perut untuk mengalihkan rasa sakit yang muncul. Menjelang pembukaan lengkap, saya lepas kendali, mulai jejeritan seperti orang kesurupan (jangan dibayangkan haha). Bisa ingat untuk mengatur nafas dan melafalkan istighfar saat dipandu dan dicontohkan, sebab benar-benar tidak terbayang kalau rasanya kontraksi ternyata sedap mantab begini. Menjelang subuh, sambil terus berdoa dalam hati, hanya bisa pasrah sambil membayangkan sebentar lagi adik bayi lahir, aku harus semangat. Tangan terus memeluk badan suami saat kram perut dan pinggang terasa semakin rapat, meremas-remas bajunya namun berusaha menahan diri tidak mencakar atau menjambak.

25/08/20
Sekitar jam 7 pagi, gelombang cinta semakin intens, lalu pindah ke ruang tindakan, dicek bukaan sudah pembukaan lengkap. Para bidan memberi kebebasan memilih posisi mengejan, dan memulai memberi aba-aba untuk mengejan namun gagal terus. Berbagai posisi dari litotomi/berbaring, jongkok, nungging, Paz maryam, telah dicoba tetapi belum berhasil, mungkin pengaruh tenaga yang sudah nyaris habis dan akumulasi lelah karena tidak tidur sejak semalam. Di sela kontraksi dan mengejan, suami dan bidan terus membantu meminumkan air nabees, sari kurma, makan buah kurma, menyuapi sarapan. Sungguh, rasa yang timbul untuk mengejan itu terasa luar biasa, namun tak berimbang dengan badan yang kehabisan daya. Langsung inisiatif menelpon ibu yang berada di luar kota, minta ampun dan doakan supaya persalinan lancar serta adik bayi segera meluncur keluar. Alhamdulillah setelah menelpon ibu dapat posisi manteb mengejan (kembali posisi litotomi) untuk menurunkan kepala bayi. Dalam 3x keinginan mengejan datang, sambil usaha sambung nafas, dalam hati terus minta pertolongan Allah, lahirlah adik bayi pada pukul 08.20. Karena nafas kurang panjang serta perineum masih kaku, alhasil dapat episiotomi dan jahitan lumayan hehe.

Disini merasa trauma nya adalah fase laten cukup panjang, sekitar 12 jam (mungkin karena hanya bisa berbaring supaya air ketuban tidak merembes jadi kurang aktif gerak, menyebabkan pembukaan lama, plus bayi besar), dan proses mengejan amatir sekitar 1,5 jam (setelah segala macam gaya mengejan dicoba, tapi sudah habis tenaga akhirnya malah cocok posisi litotomi).

Ikhtiar mulai 36w (setiap hari) :
- Power walk, kombinasi naik turun tangga, jalan jongkok, jalan menyamping, jalan mundur, thomb-thomb squat 30 menit atau selang-seling yoga 30 menit
- Gymball 30 menit
- Squat 300-350x
- Gerakan Paz maryam 30x
- Pelvic rocking/goyang pinggul
- Duduk tawarruk, sujud, rukuk @3menit, sehari 3x
- Konsumsi nanas, kurma, durian, kiwi, air nabees bergantian
- Moxa sepekan 2x
- Bekam
- HB 2 hari sekali
- Stimulus puting
- Pijat perineum 2 hari sekali
- Akupressure
- Baca kisah sukses vbac sebagai motivasi
- Mendengarkan kajian untuk meningkatkan keyakinan

Ummi Maryama
Teman mainnya Maryam dan Hisham | Islamic Parenting - Home Education - Healthy Lifestyle Enthusiast | Partner belajar sekaligus pembelajar Al Qur'an

Related Posts

Post a Comment