headerummary

Mengenal Rita Rhoy Kana

7 comments

Mengenal Rita Rhoy Kana


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Rita Rhoy Kana adalah sosok ibu inspiratif yang baru saya kenal. Seorang perempuan aktif yang mengemban beberapa amanah di berbagai bidang keahlian. Terlebih menyempatkan diri menulis di sela aktivitas, pasti memerlukan trik khusus agar tak mengganggu kewajiban dan kegiatan lain. Kali ini saya berkesempatan mewawancarai beliau. Ia akan berbagi kisah tentang perjalanan memulai menulis blog di sela-sela rutinitas harian. Mari kita simak profil dan kisah beliau yuk, Sahabat.


Profil Rita Rhoy Kana


Nama Lengkap dan Maknanya


Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, nama lengkap beliau adalah Rita Rhoy Kana. Cukup unik terdengar di telinga bukan? Sebelumnya saya mengira bahwa ini adalah nama pena beliau, atau nama yang digunakan seseorang untuk disematkan pada karya tulis dengan tujuan memberikan ciri khas tersendiri dan agar lebih mudah diingat orang. Karena penasaran, saya mengajukan pertanyaan kepada beliau mengenai makna dibalik nama panjangnya.

Karena di rumah, anak-anak memanggil beliau dengan panggilan Ummi (sama seperti saya), maka saya juga akan menggunakan panggilan tersebut dalam tulisan profil ini. Ummi Rita menceritakan bahwa nama Rita diambil dari kata menderita. Nama depan ini diberikan oleh bapak dan ibunda beliau, yang katanya saat itu sedang mengalami kesusahan dalam mencukupi kebutuhan hidup. Saya terharu mendengarnya, dan ikut merasakan bagaimana perjuangan orang tua dahulu saat membesarkan anak-anaknya.

Kana yang merupakan nama tengah diambil dari sebuah judul tembang lawas favorit sang bapak. Saya mengulik lebih lanjut tentang apa kira-kira makna dari lagu ini. Ternyata bila dilihat dari liriknya, lagu yang dibawakan oleh Mansyur S ini, berisi ungkapan pujian terhadap seorang gadis India yang berparas cantik. Mungkin demikian pula perasaan bapak saat pertama kali melihat putrinya kala itu.

Sedangkan Rhoy adalah pelengkap, yang bila digabungkan dengan diletakkan di depan kata sebelumnya, memiliki makna yang indah. Rhoy Kana, terbaca raihanah, yang dalam bahasa arab bermakna kesayangan


Status dan Domisili


Ibu berkacamata ini statusnya sudah menikah, dan MasyaaAllah Allah menganugerahkan keluarga beliau 5 orang anak. Saya sendiri selalu senang dan merasa takjub dengan ibu yang memiliki banyak keturunan. Karena selain membuat suasana rumah lebih ceria, pasti banyak hal yang dapat diceritakan sang ibu dan diambil hikmahnya dari keseharian mengasuh mereka. Benar kan, Sahabat?

Keluarga Ummi Rita menetap di Semarang, kota yang terkenal dengan Simpang Lima-nya, dan juga merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Masa kecilnya dihabiskan di Kota Magelang, tempat kelahiran beliau. Namun Sejak duduk di bangku kuliah, beliau tinggal di kota lumpia ini hingga menikah dan berkeluarga.


Aktivitas Sehari-hari


Ibu produktif satu ini adalah ibu rumah tangga, yang menggunakan sebagian besar waktunya untuk mengasuh anak dan mengurus sang suami. Merawat 2 orang putri dan 3 orang putra, di usia yang masih kanak-kanak, pasti cukup banyak menguras waktu dan tenaga. Belum lagi ditambah pekerjaan rumah tangga yang tidak ada habisnya. Namun beliau begitu enjoy menikmati perannya.

Belum selesai terkejut dengan seabrek kegiatannya di rumah, ternyata ibu berhijab ini kembali membuat saya takjub dengan berbagai aktivitas lainnya. Pertama, beliau kerap mengisi majelis-majelis taklim, untuk menyampaikan ayat-ayat Al Qur'an dalam sebuah perkumpulan. Tema yang sering dibawakan terkait problematika keluarga dan keakhwatan atau fiqih muslimah.

Kegiatan utama beliau selain mengatur rumah tangga dan berdakwah, adalah menjalankan usaha keluarga. Tidak hanya satu bisnis, namun 4 sekaligus. Antara lain biro haji umroh Hasanah Tour Semarang, angkringan Doeljo, Madeena Food, retail online Beli Tekno. MasyaaAllah, bisnisnya beragam ya Sahabat, mulai dari travel, kuliner, hingga teknologi. Ternyata usaha ini tidak jauh-jauh dari passion beliau yang memang kerap travelling dan mencicipi aneka makanan dan jajanan bersama keluarga.


Awal Mula Menulis dan Alasan Ngeblog



Setelah mengenal pribadinya yang menarik, saya melanjutkan mengulik kegiatan menulis beliau di blog. Awal mula kesenangannya pada tulis-menulis dimulai saat masih usia sekolah. Seperti menulis lirik lagu, curahan hati, atau sekedar mencoret-coret abstrak untuk mengeluarkan uneg-uneg di kepala. 

Beliau menceritakan beberapa alasan dibalik pembuatan blog miliknya, yaitu Cerita Rita. Ummi Rita senang menulis untuk meluapkan pikiran yang kadangkala mengganjal di kepala. Baginya, menulis walaupun acak dapat menjadi ajang refreshing dan healing. Agar isi kepala yang sedang penat, dapat sebagian diurai melalui aktivitas menulis. Daripada lahir jadi omelan dan amukan, katanya.

Header blog cerita rita

Selain itu, menulis di blog dapat membuat arsip tulisan pribadi lebih tertata rapi. Tidak seperti kertas atau buku yang bisa basah, robek atau hilang, tulisan di blog alan selamanya dapat dibaca ulang. Akan menambah syukur bila sampai tiada nanti, anak cucu dan keturunan masih bisa membacanya.

Lewat tulisan pula, ibu yang hobi membaca serta kulineran ini ingin menebar manfaat melalui rangkaian aksaranya. Karena yang akan menjadi salah satu topik dalam konten blognya adalah materi-materi kajian yang beliau bawakan. Dengan menuliskannya, barangkali orang yang membaca mendapatkan ide dan inspirasi. Tulisan dalam blog alan semakin bermanfaat bila semakin banyak orang yang membaca. Bila Sahabat ingin tau bagaimana cara melesatkan artikel dalam blog, saya menulisnya di postingan Kupas Tuntas Rahasia Traffic Melesat

Ummi Rita memilih platform blogspot sebagai media menulis karena terasa lebih mudah dan familiar baginya. Dan alasan terakhir menulis di blog adalah harapan beliau bahwa hobi ini dapat menjadi sumber pundi-pundi rupiah. Tetapi ini bukanlah fokus utama di balik kegemaran beliau menulis. Ummi berkata bahwa dengan bisa berbagi dan banyak yang merasa terbantu saja sudah membuatnya bahagia. Bila ternyata blog ini nantinya memberinya tambahan uang saku, itu adalah bonusnya. 

Menulis sarana refreshing


Menulis di Sela Aktivitas


Bagi seorang yang masih single, membagi waktu antara diri sendiri dan pekerjaan kadangkala masih ada yang tak sesuai perencanaan. Apalagi untuk seorang ibu dengan segudang kegiatan, ditambah aktivitasnya menulis kini, pasti memiliki tantangan tersendiri. Beberapa tips berikut dapat dijadikan pedoman bagi Sahabat, terutama para bunda di luar sana, yang ingin berkarya namun urusan rumah tangga tetap terjaga.

  • Manajemen Waktu

Nah manajemen waktu ini kunci penting semua orang yang punya kegiatan mengular. Karena satu hal ini jika tidak mampu dikendalikan, maka semua urusan bisa ambyar. Bagi Ummi Rita, caranya beliau memenej waktu adalah dengan membuat skala prioritas. Susun jadwal harian dan dahulukan mana yang membutuhkan perhatian paling besar. Contohnya yang diutamakan ialah urusan mengasuh anak dan mengurus pekerjaan rumah. Baru disusul kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya tidak terlalu darurat, namun tetap sarat manfaat, seperti mengerjakan hobi dan menulis ini. 

Namun untuk menulis, bila terkadang pikiran dan hati mendadak terasa sesak, maka Ummi memilih untuk menuangkannya segera. Agar tidak jadi beban yang malah menimbulkan kecemasan kemudian. Baginya, menulis lebih bebas dikerjakan saat diatas pukul 9 malam, sebab anak-anak sudah terlelap dalam buaian. Bila saya pribadi, tips mengatur waktu tertuang pada artikel Bijak Mengatur Waktu.

  • Hobi yang Bermanfaat

Membaca buku-buku tentang leadership, siroh kenabian, dan novel populer adalah hobi beliau. Dari kebiasaan membaca akan membuat kita semakin kaya. Baik kaya dari segi pengetahuan, inspirasi, bahasa dan susunan kata. Dengan begitu, menulis akan lebih mudah dan cepat. Karena kita sudah terbiasa menggabungkan kata demi kata menjadi banyak paragraf hingga tulisan layak baca.

  • Gali Inspirasi

Seperti disebutkan diatas, membaca adalah salah satu aktivitas Ummi Rita yang dapat memunculkan ide-ide pada karya tulisnya. Selain itu, dengan membaca berita dan mengasah kepekaan terhadap kehidupan atau permasalahan sekitar, juga seringkali menginspirasi tulisannya. Tak jarang saat menulis, muncul kebuntuan dan sulit membuat kalimat yang kaya makna. Mengatasi hal ini, beliau memilih rehat sebentar lalu mencari kegiatan lain untuk menyegarkan kepala. Dengan melakukan aktivitas lain seperti memasak, menonton film, atau membaca buku kembali. 

  • Gunakan Gadget yang Sesuai

Smartphone or laptop

Karena kesibukan Ummi Rita mayoritas dilakukan di luar rumah, maka beliau memilih menggunakan smartphone untuk menunjang pembuatan tulisannya. Sebab lebih mudah dikeluarkan dan digunakan ketika sedang berada di tengah-tengah pekerjaan. Tetapi tak dipungkiri, mengetik dengan laptop kerap kali dilakukan karena lebih nyaman dan leluasa. Tinggal sesuaikan dengan kebutuhan dan kesempatan saja, ujarnya.


Nah itu tadi Sahabat, profil Rita Rhoy Kana, seorang blogger hebat dengan 5 orang anak yang bisa tetap produktif baik di ranah domestik maupun publik. Plus kiat-kiatnya bagaimana tetap aktif menulis di sela aktivitas sehari-hari. Semoga menambah inspirasi kita semua ya. Terutama sesama blogger harus saling memotivasi, seperti harapan saya pada tulisan Hari Blogger Nasional Kalau sosok inspiratif menurut kami siapa nih? Cerita di kolom komentar yuk!
Ummi Maryama
Teman mainnya Maryam dan Hisham | Islamic Parenting - Home Education - Healthy Lifestyle Enthusiast | Partner belajar sekaligus pembelajar Al Qur'an

Related Posts

7 comments

  1. Masha Allah, suka kagum dengan seorang ibu yang bisa membagi waktunya. Suka malu sama diri sendiri, yang kesempatan buat nulisnya lebih besar.
    Ummi Maryama nulisnya enak, lembut gitu. Jadi kebayang gimana klo lagi ngomong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. masyaaAllah mba desi komennya suka bikin gemesh...
      iya nih kapan-kapan pengen wawancara ekslusif ummi rita lagi khusus bagi waktu kerjaan di rumah hehe

      Delete
  2. MasyaAllah hebat sekali Bu Rita, bisa memanajemen waktunya yang harus merawat 5 anak. Semangat belajarnya tinggi sekali, semoga bisa nular ke aku. Aamiin

    ReplyDelete
  3. Ya Allah, mbak Rita ini inspiratif sekali. Bikin diri jadi introspeksi. Ciri khas mbak ummary ini adalah tulisannya yang selalu bikin adem. Semangat terus mbak!

    ReplyDelete
  4. Ummi Maryama nulis tentang Mbak Ritanya komplit banget. Tips menggunakan gadgetnya bisa dipake sama saya juha, nih

    ReplyDelete
  5. Bu Rita ini sosok inspiratif.. saya juga kaget waktu beliau njapri mau ikut kelas ngeblog. Masya Allah luar biasa manajemen waktunya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email