headerummary

Rumah Makan Keluarga Waroeng Djoglo Purbalingga

17 comments
Rumah makan Waroeng Djoglo Purbalingga


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Apa yang terngiang dalam benak saat mendengar kata Waroeng Djoglo Purbalingga? Yup, ini adalah sebuah nama rumah makan dengan desain kejawen yang berada di pusat kota Purbalingga. Seperti apa dan bagaimana rumah makan ini, kita lihat reviewnya di bawah yuk, barangkali cocok sebagai pilihan berkuliner Sahabat dan keluarga.


Terletak di Tengah Kota


Waktu itu kami sekeluarga baru saja pulang dari sebuah wahana rekreasi di Purbalingga, salah satu kota yang masih berada dalam karisidenan Banyumas Raya. Udara siang yang menyengat membuat kami merasa kelelahan. Pasti menyenangkan bila bersantai di sebuah tempat dengan rimbun pepohonan sekaligus menyantap makan siang. Mengingat perut kami sudah keroncongan, dan sebentar lagi sudah masuk waktu sholat dhuhur.

Jadwal saya hari ini mengunjungi Purbalingga tidak hanya untuk mengajak anak berwisata, namun akan memeriksakan kandungan ke salah satu bidan praktek disana. Karena janjian pertemuan kami masih cukup lama, maka kami memutuskan belok ke sebuah rumah makan sambil menunggu disana.

Atas rekomendasi suami, bahwa ada sebuah rumah makan bernuansa Jawa di tengah kota, yang tempat dan menu nya menarik. Waroeng Djoglo, begitu nama yang tertulis pada papan kecil di ujung pintu masuk parkiran. Dan benar saja, langsung terlihat bangunan kuno modern seperti rumah-rumah adat Jawa di jaman dahulu.

Rumah makan jawa
Desain eksterior ala Jawa di Waroeng Djoglo


Interior jawa
Interior kayu khas Jawa


Suasana Nyaman Kekeluargaan


Saat turun dari parkiran, kami langsung dipersilahkan memilih tempat duduk untuk kemudian pelayan akan mengantarkan buku menu. Ada 2 pilihan area yang ditawarkan Waroeng Djoglo, yakni di dalam rumah Djoglo yang interiornya kayu-kayu, atau di pelataran taman berupa saung. Karena udara yang lumayan pengap ketika itu, akhirnya kami memilih area luar yang berada dekat sebuah ayunan. Ternyata tidak hanya saung, ada pula meja dan kursi kayu lepas yang kami pilih ini beratap dedaunan plastik yang menjulur ke samping.

Jalan setapak Waroeng Djoglo
Jalan setapak menghiasi taman

Taman hijau Waroeng Djoglo Purbalingga
Rumah kayu bernuansa Jawa yang kental

Taman ini terlihat begitu asri dan terawat. Terlihat dari pepohonan, aneka tanaman hias dan rumput hijau yang menjadi alas terpampang rapi dan sejuk dipandang. Terdapat segaris jalan baru yang digunakan pelayan berlalu lalang mengantar pesanan dari dapur yang terletak di ujung taman. Beberapa dekorasi berupa sepeda kuno digunakan sebagai pajangan disana sini. Dan satu ayunan besi sebagai daya pikat pribadi bagi yang membawa anak kecil seperti saya.

Arsitektur Jawa Waroeng Djoglo
Desain eksterior tertata begitu apik

Beberapa keluarga juga terlihat datang dan memilih saung sebagai tempat duduk. Ada orang tua, lanjut usia dan anak-anak yang tampak senang berlarian di dalam saung yang luas itu. Mungkin selain karena udara lebih segar, pengunjung lebih senang memilih saung agar lebih private, batin saya kala itu. Saya rasa Waroeng Djoglo ini memang diperuntukkan untuk rumah makan keluarga.


Menu Beragam yang Menggoda


Pelayan berseragam hitam-hitam tak lama menghampiri kami membawakan buku menu. Ada beberapa foto makanan terpajang dalam buku ini, dimana gambarnya sungguh menggoda. Langsung saja kami memilih beberapa menu makanan dan minuman dingin sebagai pilihan makan siang kali ini.

Seperti umumnya di tempat makan lain, yang pertama diantar adalah minuman. Agar pengunjung tidak kehausan sembari menunggu makanan keluar. Suami memesan es kopi hitam, ibu mertua memilih es lemon tea, dan saya yang kala itu menghindari gula sebab perut yang semakin membesar, setia dengan air mineral plus es batu. 

Sembari bermain ayunan, buang air kecil, melaksanakan sholat dhuhur, dan memandang hijauan, waktu menunggu tidak terlalu terasa membosankan. Akhirnya setelah menunggu sekitar 30 menit, menu makanan kami tersaji. Nasi putih, capcay goreng, nasi goreng telor, tahu goreng, dan yang paling spesial adalah sop ikan gurameh.

Untuk penampakannya kurang lebih seperti gambar dibawah ini ya, tetapi ini gambar sop ikan patin, hanya beda ikannya saja dengan kuah berwarna lebih bening. Bersyukur saya menemukan akun media sosial rumah makan ini. Karena saat itu keburu lapar, alhasil makanannya tidak terfoto. Menurut saya rasa sop gurameh nya endeuuus banget. Kuahnya sangat kaya rempah. Dagingnya cukup banyak, begitupun sayurannya, berpadu dalam rasa manis, asin, dan gurih jadi satu. 

Menikmati sajian Waroeng Djoglo
Menikmati sajian Waroeng Djoglo

Sop ikan Waroeng Djoglo
Sop ikan Waroeng Djoglo

Karena saya belum pernah mencoba sop ikan sebelumnya, jadi saya pikir rasanya getir dan amis. Ternyata tidak sama sekali lho, Sahabat, justru yang mendominasi adalah rasa segar. Saya mengira mereka hanya menggunakan dan mengolah bahan-bahan segar. Satu porsi ini bisa dinikmati untuk 3 orang dewasa.

Begitupun untuk capcay, sayuran yang digunakan juga segar. Rasanya tidak berlebihan, terbukti saya langsung menghabiskan sendiri satu porsi, hehehe.. Nasi goreng pesanan suami, hanya saya cicipi sedikit. Rasanya seperti perpaduan Jawa dan oriental, yang menggunakan bumbu berupa kecap manis dan saos tiram. Tahu goreng Waroeng Djoglo juga lumayan enak, luarnya krispi dan gurih, begitu digigit bagian dalamnya lembut.

Beberapa menu lain yang bisa dipesan seperti terlampir dibawah ini. Sayang sekali, karena saya mengurangi makan-makanan berkalori tinggi kala itu, jadi kami tidak memesan dan berkesempatan mencicipinya.

Sajian Waroeng Djoglo
Aneka sajian Waroeng Djoglo

Jangan lupa ya, Sahabat, sebelum makan biasakanlah dahulu mencuci tangan dan membaca basmallah.

“Apabila salah seorang di antara kalian hendak makan, maka ucapkanlah: ‘Bismillaah’, dan jika ia lupa untuk mengucapkan bismillaah di awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan: ‘Bismillaah awwaalahu wa aakhirahu’ (dengan menyebut Nama Allah di awal dan akhirnya).” 
(Shahih: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 3767))


Pelayanan dan Harga Waroeng Djoglo Purbalingga


Pelayanan di rumah makan ini terbilang ramah. Para pelayan menunjukkan beberapa menu andalan di Waroeng Djoglo yang sering dipesan pengunjung. Dan atas rekomendasinya, suami memutuskan memilih sop gurameh sebagai bintang utama makan siang kami. Walaupun harus menunggu agak lama, yakni sekitar 30 menit, namun terbayar dengan rasa makanan yang mantab. Tentu saja, tidak butuh lama kami menyantap dan menghabiskannya.

Paduan arsitektur rumah makan yang indah, dengan makanan yang segar dan enak,  tentu ada harga yang dibayar. Walaupun judulnya warung, namun ini bukan warung pinggiran asal-asalan, ini adalah warung berkelas. Selain itu Waroeng Djoglo memiliki plakat tingkat mutu hygiene sanitasi bernilai A. Artinya rumah makan tersebut telah melalui proses pemeriksaan upaya penjagaan dan pencegahan kesehatan, baik pada karyawan maupun lokasi, yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan setempat. Jelas sudah tidak perlu diperhatikan lagi mengenai keamanan dan kebersihannya.

Sertifikat kesehatan
Plakat Tingkat Mutu Hygiene Sanitasi

Saya tidak ingat persis, untuk seporsi nasi goreng dan capcay harganya 20.000-an ribu, tahu goreng dibawah 10.000, minuman mulai 5.000 hingga belasan ribu, dan sop gurameh dibanderol kisaran 50.000 ke atas. Namun Sahabat tidak perlu khawatir tentang rasa sajiannya ya, karena seperti saya ceritakan tadi, menu-menu di Waroeng Djoglo sangat rekomended.


Fasilitas Penunjang


Terdapat 2 kamar kecil yang cukup bersih dan sebuah mushola di ujung taman yang keduanya juga mengusung tema kayu-kayu. Saat melihat profil rumah makan ini di media sosial instagram, ada satu sudut berisi set alat musik yang sepertinya hanya digunakan saat malam hari. Selain itu, karena tempatnya cukup luas, Sahabat dapat membawa keluarga besar untuk berkumpul dan menikmati hidangan dengan puas disini. Disediakan meja besar dan banyak kursi yang bisa digabungkan menjadi satu.

Sebab dekorasi yang unik pula, ternyata Waroeng Djoglo juga melayani reservasi untuk resepsi pernikahan. Jadi bagi yang ingin menikmati suasana nJawani pada hari spesialnya dan lebih privasi, tempat makan ini bisa dijadikan pilihan. 

Resepsi Waroeng Djoglo
Dekorasi resepsi pernikahan di Waroeng Djoglo


Lokasi Rumah Makan Waroeng Djoglo Purbalingga


Lokasi ke Purbalingga bila ditempuh dari Purwokerto membutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan kendaraan bermotor. Dan dari pusat kota atau alun-alun menuju rumah makan sekitar 10 menit. Letaknya berada di jalan Kanoman, daerah Bancar, di belakang Kejaksaan Negeri Purbalingga.

Jika ingin melihat suasana rumah makan ini, bisa menyimak dari kanal youtube berikut ini.

Arsitektur Waroeng Djoglo

Sekian review rumah makan versi saya. Barangkali Sahabat mengunjungi Purwokerto atau Purbalingga, jangan lupa mampir ke Waroeng Djoglo Purbalingga dan nikmati sajian sedap dengan nuansa nyaman ala Jawa. Kalau ada kesempatan kemari, kira-kira mau pesan apa nih? Tulis di kolom komentar ya


Penilaian keseluruhan : 9/10


Referensi

Gambar : Instagram @waroengdjoglo dan koleksi pribadi

https://almanhaj.or.id/4005-adab-adab-makan-dan-minum.html


Ummi Maryama
Teman mainnya Maryam dan Hisham | Islamic Parenting - Home Education - Healthy Lifestyle Enthusiast | Partner belajar sekaligus pembelajar Al Qur'an

Related Posts

17 comments

  1. wah tempatnya cozy banget dan suka deh unsur budayanya

    ReplyDelete
  2. Selalu suka sama tulisannya mbak bisaaaa.... Ulasannya lengkap banget nih mbaak.. jadi terbayang pingin kesana..hehehhee

    ReplyDelete
  3. Save dulu nih rekomendasinya, semoga berkesempatan main main ke purbalingga biar bisa mampir ke resto ini.. keren tempatnya

    ReplyDelete
  4. Asli jadi kepingin makan di sini. Suasannya enak banget. Kayaknya bakal nambah, nih,makannya.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Wah suasananya keliatan nyaman banget, bisa jadi alternatif tempat makan kalau ke Purbalingga nih

    ReplyDelete
  7. Maknyus sepertinya menu-menu di rumah makannya. Hopely bisa jalan-jalan ke purbalingga suatu saat

    ReplyDelete
  8. Asik banget nih, makanannya menggoda dan tempatnya cantik banget 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. wow suasana ruangannya aqu sukaaa...makanannya jg sdh pasti enak nih sprtinya

      Delete
  9. tempat yang kaya gini nih yang jadi incaran. kombinasi menu plus desain tempat. cocok..

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email