headerummary

Kuliah perdana Rumah Qur'an Bunda Aisyah

9 comments

Kuliah perdana Rumah Qur'an Bunda Aisyah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Kali ini saya akan berbagi sedikit cerita tentang acara Kuliah perdana Rumah Qur'an Bunda Aisyah yang saya ikuti dua pekan lalu. Kuliah perdana ini wajib diikuti seluruh pelajar Rumah Qur'an Bunda Aisyah (RQBA) di semua angkatan di seluruh cabang yang tersebar di pulau Jawa.


Kuliah Perdana Rumah Qur'an Bunda Aisyah


Kulper rumah Qur'an
Undangan kuliah perdana RQBA

Kuliah Perdana Rumah Qur'an Bunda Aisyah periode angkatan 18 ini mengangkat tema Al Qur'an Menciptakan Keajaiban Besar dalam Kehidupan. Narasumbernya adalah Uztad Asep Sobari, Lc, yang merupakan pendiri Sirah Community Indonesia dan Direktur INSISTS (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations), Jakarta. Profil singkat beliau dan resume materi kajian yang dibawakan, saya ulas dibawah.


Rangkaian Acara


Kuliah perdana RQBA diadakan setiap satu tahun ajaran sekali. Bertujuan untuk menyambut pelajar baru yang baru bergabung belajar dengan RQBA. Berbeda dengan sebelumnya yang mewajibkan para pelajar menyimak kulper secara tatap muka langsung dengan pemateri, tahun ini kuliah perdana atau yang biasa disingkat kulper, diselenggarakan secara virtual. Alasannya tentu saja, disebabkan situasi pandemi yang belum usai. Tepatnya pada tanggal 3 Rabi'ul Akhir 1442 menurut kalender Hijriyah, atau 19 November 2020 masehi.

Event rutin ini dimulai sekitar pukul 7.30 hingga 11.40, dan ditayangkan serentak melalui aplikasi zoom dan live youtube. Untuk beberapa cabang RQBA juga mengadakan acara nonton bareng di tempat pembelajaran masing-masing. Sebagian wilayah dihadiri cukup banyak pelajar, namun bagi daerah yang tingkat keparahan Corona-nya masih tinggi, dibatasi.

Acara dimulai dengan pembukaan, kemudian memperkenalkan profil Rumah Qur'an Bunda Aisyah oleh pendiri, yaitu Ummi Yusdiana. Dilanjutkan memasuki kajian inti oleh Ustadz Asep Sobari, Lc, dan ditutup dengan acara lelang barang.


Profil RQBA


Logo rqba
Logo Rumah Qur'an Bunda Aisyah

Rumah Qur'an Bunda Aisyah merupakan lembaga non profit yang berada dibawah yayasan Mitsaq Qur'an. Yang ditujukan untuk melayani dan membimbing masyarakat dalam mempelajari dan mengkaji Al Qur'an. Dengan visit menjadi pusat pelayan ummat yang melahirkan kader pecinta Al Qur'an, RQBA memiliki beberapa program belajar. Antara lain :

  1. Tahsin ibu-ibu dan bapak-bapak
  2. Tahfidz
  3. Halaqah Qur'an remaja dan dewasa
  4. Taman pendidikan Al Qur'an
  5. Tahfidz anak usia dini
  6. Kajian tafsir keluarga hari ahad
  7. Mabit asiq
  8. Program ma'had tahfidz mahasiswi

Sampai saat ini RQBA memiliki 20 cabang, antara lain Bekasi yang merupakan pusat RQBA di beberapa titik wilayah. Kemudian Jakarta, Cirebon, Solo, Lampung, Bandung, dan Purwokerto. Yang berada di purwokerto, dimana tempat saya belajar, adalah cabang ke-20.

Program belajar di RQBA sifatnya berjenjang. Seperti program tahsin, kelas paling dasar diperuntukkan bagi muslim muslimah yang belum dapat membaca Al Qur'an sama sekali. Lalu dapat mengikuti tes setiap akhir tahun pembelajaran dan naik bertahap mengikuti kelas-kelas lanjutan hingga kelas tahfidz atau menghafal Al Qur'an.

Pengenalan rqba
Ummi Yusdiana memperkenalkan profil RQBA


Profil Ustadz Asep Sobari, Lc


Pendakwah kelahiran 1976 ini mengemban pendidikan di Gontor pada tahun 1994 dan melanjutkan sekolah di Universitas Islam Madinah di tahun 1999. Seperti disebutkan diatas, adalah pendiri Sirah Community Indonesia. Sirah Community merupakan madrasah pembelajaran yang membahas kejadian-kejadian Islam penting di masa lalu. Seperti siroh nabawi, kejayaan Islam, kisah sahabat dan lainnya. Sahabat bisa melihat profil Ustadz Asep dari Instagram beliau @asepsobariofficial dan @sirahcommunity.

Selain itu, beliau juga menulis sebuah buku terjemahan berjudul Model Kebangkitan Umat Islam, upaya 50 tahun gerakan pendidikan melahirkan generasi shalahuddin dan merebut palestina, karya Dr. Majid 'Irsan Al Khilani.

Buku ustadz Asep Sobari
Buku karya Ustadz Asep Sobari, Lc


Resume Kajian Al Qur'an Menciptakan Keajaiban Besar dalam Kehidupan


Allah telah menciptakan bumi dan kehidupan di dalamnya termasuk petunjuk bagaimana berjalan di muka bumi ini, yakni Al Qur'an. Jika manusia ingin hidup di dunia dengan kebahagiaan yang berisi keseimbangan dan keharmonian di seluruh sisi, maka berpedomanlah pada petunjuk Allah, yaitu Al Qur'an.

Semua manusia di dunia termasuk yang kafir menginginkan kebahagiaan. Seorang muslim sering berdoa dengan doa untuk meminta kebahagiaan di dunia dan dia akhirat. 

Doa sapu jagat

Sebagai seorang muslim, kita tau bahwa tempat permanen kita bersemayam adalah dunia akherat. Kita harus bahagia di dunia sebelum bahagia di akhirat. Namun bukan kebahagiaan orang yang tenggelam dalam gemerlap dunia, namun kebahagiaan dunia yang berkesinambungan, atau yang mengantarkan kepada kebahagiaan akherat.

Kebahagiaan tersebut tidak akan bisa diwujudkan bila tidak berkomitmen secara menyeluruh dengan petunjuk Allah. Kebahagiaan ini yang tidak dimiliki oleh orang kafir, sebab bahagia mereka bersifat semu.

Hadist musafir

Allah tidak menafikkan bahwa hanya orang islam yang kuat, berilmu, dan berkuasa di kehidupan dunia. Orang kafir boleh demikian, namun untuk diri mereka tidak ada esensi, tidak hakiki, hanya kamuflase saja. Berbeda dengan orang muslim, semuanya bermakna baik permukaan luar dan dalam.

Orang-orang muslim zaman dahulu kaya dan modern, saat ini mengalami kemunduran bila dibandingkan dengan orang Barat. Dalam catatan, sejarah pembangunan masjid Bani Umayyah di Damascus, Suriah, yang dibangun dengan 400 kotak dinar emas, satu kotak berisi 208.000 emas atau sekitar 100 milyar, mempekerjakan 12.000 orang berkompeten dari seluruh penjuru negri.

Masjid damaskus
Masjid peninggalan Bani Umayyah di Damaskus, Suriah

Artinya ketika kita memegang dan masuk ke dalam Al Qur'an, maka kita sedang merangkum sumber pijakan hidup kita. Untuk memperoleh keseimbangan hidup di dunia dan akhirat, yang tidak dimiliki oleh peradaban Barat. Al Quran tidak hanya sekedar bacaan yang dibaca dan berpahala, sebab itu baru sebagian saja. Abu Bakar, Umar, Utsman dan para sahabat begitu dekat dengan Al Qur'an, membaca Al Qur'an dengan indah, juga merupakan pedagang besar. 

Ada satu kesempatan Rasulullah menyebutkan 10 sahabat yang dijamin masuk surga. Tujuh diantaranya adalah orang kaya. Saad bin Abi Waqosh adalah salah seorang yang paling miskin diantara tujuh orang itu, tetapi zakat malnya sebesar 500 dinar (500*3.600.000= sekitar 2 milyar per tahun). Itu hanya 2,5% dari kekayaannya. 

Inilah keajaiban kedekatan mereka dengan Al Qur'an. Al Qur'an melahirkan keajaiban-keajaiban luar biasa dalam membentuk kepribadian manusia, tidak hanya makna dan ilmunya sangat luas di seluruh bidang kehidupan. 

Kajian ustadz Asep sobari
Ustadz Asep Sobari, Lc memaparkan materi


Abu Darda' mengatakan bahwa,
"Seseorang tidak akan pernah bisa memahami Islam secara mendalam, kecuali kalau dia sudah bisa melihat banyak sisi pada Al Qur'an."
 
Al Qur'an tidak hanya sekedar bacaan, bahan hafalan, namun berisi petunjuk kehidupan dengan detail sebagai pedoman diri sebagai seorang muslim. Wallahualam bi shawab. Bila ingin menyimak kajian secara full bisa melihat tantangan video berikut.




Keseruan di Sesi Lelang


Setelah acara inti selesai, dilanjutkan dengan sesi lelang. Barang-barang yang dilelang adalah koleksi pribadi milik pendiri RQBA, yaitu Ummi Yusdiana dan beberapa sumbangan dari asatidzah atau pengajar lain. 

Barang yang dilelang antara lain jaket kulit, sepatu kulit, tas branded, arloji, dan perhiasan. Acara lelang ini dapat diikuti seluruh peserta dan pelajar yang menyimak kulper di seluruh wilayah. Baik offline yang sedang menonton bersama, dan online melalui chat ataupun telepon langsung. 

Para peserta yang didominasi oleh ibu-ibu mulai bersahutan sembari mengucapkan harga yang ditawarkan. Pembaca araca lelang sangat bersemangat sehingga penonton antusias. Sembari bertanya-tanya siapa yang akan membawa pulang barang-barang tersebut. Hasil keseluruhan lelang mencapai belasan juta rupiah, dan akan dipergunakan untuk membantu operasional program belajar RQBA.

Barang lelang rqba


Begitulah ulasan mengenai kuliah perdana Rumah Qur'an Bunda Aisyah tahun ajaran baru ini. Bagi Sahabat yang berminat belajar bersama di RQBA silahkan mengikuti akun media sosial Instagram @rqbundaaisyah dan Facebook Rumah Quran Bunda Aisyah untuk mendapat informasi pembukaan pendaftaran di setiap cabang.



Referensi

https://yufidia.com/4868-doa-kebaikan-dunia-akhirat.html

https://almanhaj.or.id/13112-hiduplah-di-dunia-ini-seakan-akan-orang-asing-atau-musafir.html

http://www.alluringworld.com/grand-mosque-of-damascus/

Instagram @rqbundaaisyah
Ummi Maryama
Teman mainnya Maryam dan Hisham | Islamic Parenting - Home Education - Healthy Lifestyle Enthusiast | Partner belajar sekaligus pembelajar Al Qur'an

Related Posts

9 comments

  1. masya ALLAH jadi pengen ikutin biar tetap belajar di masa pandemi seperti ini ...

    ReplyDelete
  2. Keren Bun, MasyaAllah masih produktif belajarnya. Aku ini masih suka malas

    ReplyDelete
  3. definisi sebenarnya dari belajar sepanjang masa... MasyaAllah luar biasa semangat belajar qurannya

    ReplyDelete
  4. masyaalloh barokalloh bun...kalo di sukabumi ada rumah quran attartil

    ReplyDelete
  5. masya allah, jadi pengen ikutan juga 😍 dan aku tuh selalu sukaaa sama caranya mbak nisa masukin gambar-gambar ke tulisannya. selalu keliatan rapiiii 💛

    ReplyDelete
  6. Al-Qur'an selalu menjadi referensi paling akurat dalam semua permasalahan di dunia. SubhanaAllah semoga selalu semangat untuk terus dekat dan cinta Alqur'an ya, Kak!

    ReplyDelete
  7. Kelas-kelasnya menarik nih mba. Tapi cuma bisa untuk yg tinggal di Jawa ya..

    ReplyDelete
  8. masya Allah luar biasa alhamdulillah semakin banyak rumah-rumah belajar qur'an ya .. semoga berkah dan manfaat ..

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email