headerummary

How to Start Makan Sehat dan Kebiasaan Hidup Sehat

Post a Comment

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Menjalani kebiasaan hidup sehat, terutama terkait pola makan, telah dipraktekkan sejak zaman Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Dan sebagai generasi penerusnya, kita pun perlu mencontoh dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

24. Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya,
25. Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
27. lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
28. dan anggur dan sayur-sayuran,
29. dan zaitun dan pohon kurma
30. dan kebun-kebun (yang) rindang,
31. dan buah-buahan, serta rerumputan
32. (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu

Di dalam Al Qur'an pada surat Abasa ayat 24-32, Allah berfirman bahwa manusia semestinya memperhatikan makanannya. Bumi telah menumbuhkan aneka biji, buah-buahan dan rerumputan untuk dikonsumsi manusia dan hewan ternak. Allah memerintahkan supaya memperhatikan apa yang kita masukan dan apa yang kita berikan kepada tubuh kita maupun hewan-hewan ternak, agar dapat memberi manfaat yang thoyyib bagi kelangsungan hidup. 

Berdasar penelitian dokter-dokter digestive dan buku-buku, pun menjurus pada ayat pada surat Abasa, dimana porsi makanan yang kita makan terdiri dari mayoritas biji-bijian, sayur, buah dan yang berbasis tumbuhan, serta sedikit protein hewani. Maka hal ini dapat menjadi petunjuk dalam memulai pola makan yang sehat dan tepat. Karena makanan lah yang akan menyokong tubuh kita dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama manusia.

Pola makan yang salah serta bahan makanan yang tidak thoyyib, ditambah kebiasaan hidup yang tidak sehat, dapat membentuk radikal bebas. Dari buku dokter zaidul Akbar diterjemahkan, bahwa
Radikal Bebas adalah oksigen lepas yang tidak punya pasangan dan bersifat merusak.
Untuk menetralisir radikal bebas, diperlukan enzim dalam jumlah yang sangat banyak. Jika radikal bebas ini terlalu berlimpah di dalam tubuh dan tidak dapat dinetralisir dengan baik, dapat memperberat kerja hati serta menimbulkan kerusakan pada usus. Akibatnya proses pencernaan dan penyerapan terganggu, kualitas kesehatan akan menurun dan muncullah berbagai macam penyakit. Termasuk memicu timbulnya sel kanker dan penyakit-penyakit autoimun serta penyakit degeneratif lainnya.

Lalu seperti apa pola makan dan kebiasaan makan sehat itu?

Kebiasaan Hidup Sehat

1. Memiliki perasaan ikhlas, cinta, dan bahagia

Faktor perasaan berpengaruh terhadap apapun, termasuk pada kinerja syaraf. Dalam tubuh kita terdapat dua jenis syaraf, yakni syaraf simpatik dan parasimpatik. Syaraf simpatik ➡️ bekerja saat tubuh kita aktif, sedangkan syaraf parasimpatik ➡️ bekerja saat tubuh rileks.

Perasaan bahagia membuat saraf-saraf parasimpatik dalam tubuh dominan bekerja. Sehingga membuat stres yang dialami menjadi berkurang dan produksi radikal bebas pun turun. Hal ini menyebabkan keseimbangan flora usus meningkat dan lingkungan usus membaik. Tiga koneksi dalam usus yaitu gen, bakteri dan enzim memberikan feedback melalui syaraf parasimpatik kembali untuk dilanjutkan ke hipotalamus (bagian otak).

Akibatnya perasaan bahagia akan semakin besar, dan enzim akan dihasilkan besar-besaran. Maka enzim ini yang akan berperan merangsang sel-sel tubuh untuk healing dan menyimpan cadangan enzim pangkal sebanyak-banyaknya. Inilah alasan mengapa orang yang penuh cinta, dicintai dan mencintai, serta penuh rasa syukur jarang sakit.

Seseorang yang mengalami stres, baik itu stres fisik (lelah, kurang tidur) ataupun stres psikologis (iri, dengki, riya', masalah), pesan stres akan diterima oleh panca indra. Dilanjutkan ke pusat emosi di sistem syaraf pusat kemudian menuju ke kelenjar hormon, dan hormon yang tidak seimbang ini akan merangsang reaksi pada HPA Axis (hipotalamus, putuitary anterior dan adrenal axis).
Manajemen hormon stres

Pesan stres yang diterima hipotalamus, akan merangsang keluarnya hormon CRH (Corticotropin Releasing Hormone). CRH akan merangsang pituitary anterior mengeluarkan hormon ACTH (Adreno Corticotropin Hormone). Kemudian hormon ACTH ini juga merangsang adrenal gland pada ginjal untuk mengeluarkan cortisol, yaitu hormon stres ➡️ yang dapat mempengaruhi pada metabolisme tubuh. 

Pada orang normal, apabila tingkat stres tinggi, cortisol akan mengirim feedback negatif ke hipotalamus untuk menekan axis ini. Bagi yang tidak dapat mengelola stres, termasuk penyakit yang berpengaruh pada kejiwaan, maka cortisol akan terus menumpuk sehingga mempengaruhi metabolisme. Tentunya untuk mengelola stres salah satunya caranya ialah manajemen batin yang tepat, seperti berdoa dan berdzikir.

2. Istirahat dan tidur yang cukup

Dituliskan dalam ayat Al Qur'an dan Hadist bahwa tubuh memerlukan waktu istirahat baik di malam dan siang hari guna mengembalikan keseimbangan tubuh. Qailullah atau tidur di siang hari, cukup 20-30 menit, bahkan 5 menit namun berkualitas (Power Nap). Tubuh akan kembali balance setelah seharian beraktivitas.

Tidur malam yang dianjurkan adalah 6-8 jam tanpa terputus. Saat Kita tidur akan terjadi proses mencerna, menyerap makanan serta detoksifikasi. Sehingga apabila kita mengikuti alarm rasa kantuk yang datang untuk segera tidur, maka irama tubuh kita akan senantiasa terjaga.

3. Olahraga secukupnya

Olahraga dikatakan cukup apabila dikerjakan pada kadar dan waktu yang tepat. Dengan menggerakkan seluruh tubuh, maka sirkulasi darah dan kelenjar getah bening akan lancar. Koenzim sebagai penggerak enzim mudah disuplai, sehingga enzim dan metabolisme aktif, serta vitamin dan mineral dapat beredar ke seluruh tubuh. Maka lingkungan tubuh yang kondusif dapat meningkatkan kerja enzim dan fungsi tubuh yang lain, termasuk sistem imun. 

Olahraga berat tidak disarankan karena dapat menghasilkan radikal bebas, dimana radikal bebas harus dinetralisir dan memboroskan enzim. Olahraga malam juga sebaiknya dihindari. Dikarenakan pada malam hari, enzim dan energi yang seharusnya digunakan untuk mencerna, mengedarkan makanan, dan detoksifikasi, justru terbagi. Hal ini menyebabkan proses metabolisme tidak optimal dan juga menumpuk rasa lelah.

Jenis Olahraga
  • Jalan kaki 1,5-3 km setiap hari dengan kecepatan masing-masing
  • Senam peregangan (leher, pinggang, kaki)
  • Melakukan pekerjaan rumah tangga

Senam peregangan mudah

4. Pernafasan dan Dzikir Pagi Petang

Dengan merutinkan membaca dzikir pagi petang, seorang muslim dapat menjadi lebih tenang dan ikhlas. Sejak membuka mata di pagi hari hingga menutup mata di malam hari, dan menjalankan seluruh aktivitas dengan hati bahagia.

Sedangkan pernapasan yang baik, akan mampu menata keseimbangan saraf otonom yang mudah terganggu saat seseorang sedang stres. Dan ketika stres, sistem saraf simpatik akan bekerja dominan daripada saraf parasimpatik. Mengakibatkan terjadi pemborosan enzim untuk membuat keadaan saraf simpatik dan parasimpatik kembali seimbang.

Bagaimana pernafasan yang baik itu?

Pernafasan yang baik yaitu bernafas melalui hidung. Karena di dalam mukosa hidung terdapat rambut-rambut halus yang berguna untuk menyaring udara dari kotoran dan debu yang dibawa udara. Tidak dianjurkan bernafas melalui mulut, sebab selain tidak ada penyaringan udara kotor, penyerapan oksigen menjadi tidak maksimal.


Fungsi pernafasan hidung :

1. Menyaring debu dan kotoran melalui mukosa hidung
2. Udara yang masuk disesuaikan kelembaban dan suhunya, sehingga mencegah kekeringan pada trakea dan mencegah virus berkembang biak

Tips : gunakanlah pakaian yang longgar, karena pakaian termasuk bra yang ketat dapat menekan dada dan mengganggu pernapasan
Perbedaan pernafasan dada dan pernafasan perut

Cara menghirup yang disarankan yaitu pernafasan perut atau pernafasan diafragma. Caranya dengan mengambil nafas pendek dan dalam dari perut, lalu hembuskan nafas keluar secara pelan sedikit demi sedikit. Lakukanlah 4 hingga 5 kali per jam secara rutin. Cara ini dapat memaksimalkan udara dan oksigen yang masuk, sehingga merangsang saraf parasimpatik untuk menyingkirkan toksin dan radikal bebas serta mengaktifkan sistem kekebalan tubuh.

Pada zaman Rasulullah, para sahabat merutinkan salat Sunnah sebanyak minimal 41 rokaat setiap hari, dan rutin tilawah Al Qur'an. Kedua aktivitas ini, selain sebagai bentuk ibadah, dengan shalat otomatis terjadi peregangan otot, sedangkan tilawah Al Qur'an mampu melancarkan sirkulasi udara. Karena ketika shalat dan tilawah, nafas ditarik secara dalam dan dihembuskan perlahan, pada saat itulah durasi interaksi antara alveolus dengan oksigen sangat panjang, sehingga oksigen terserap maksimal.

5. Menu-Teknik-Pola makan yang baik

Menu makan yang baik

Perbandingan asam-basa pada jaringan tubuh dan darah manusia harus seimbang, yaitu pada pH 7,3-7,5. Untuk itu, tubuh lebih membutuhkan makanan pembentuk basa daripada pembentuk asam.
Makanan pembentuk basa adalah yang mengandung mineral logam seperti kalium/potasium, natrium/sodium, magnesium, zat besi, dan kalsium. Contohnya buah, sayur, umbi-umbian.
Makanan pembentuk asam adalah makanan yang mengandung mineral non logam seperti sulfur, fosfor,dan klor. Biasanya terdapat pada daging, susu sapi dan olahannya. 
Namun makanan yang rasanya asam seperti buah jeruk, nanas dan strawberry, belum tentu sebagai pembentuk asam, justru pembentuk basa.

Protein hewani

Protein hewani dibutuhkan tubuh kira-kira seberat 1 gram/kg BB. Karena asupan protein yang terlalu tinggi dapat membahayakan kesehatan, antara lain :

1. Racun dalam daging menjadi tempat berkembangbiaknya sel-sel kanker.
Konsumsi protein dalam jumlah banyak, menyebabkan tidak seluruh protein tersebut dapat dicerna, dan terjadilah fermentasi yang akan mengeluarkan radikal bebas dan zat racun. Zat-zat ini memberatkan hati untuk menetralisir, lalu merusak DNA dan mengubahnya menjadi sel kanker.
2. Protein menyebabkan alergi
3. Kelebihan protein membuat hati dan ginjal bekerja terlalu berat
4. Defisiensi kalsium dan mudah osteoporosis.
Hasil dari pencernaan protein adalah asam amino, dan bila jumlah asam amino dalam darah tinggi, menyebabkan tubuh menjadi asam (pH turun). Untuk menetralisir dan menjaga keseimbangan, diperlukan banyak kalsium, yang akan dirombak dari tulang. Akibatnya rentan terjadi osteoporosis.
5. Kekurangan energi
Akibat dari proses mencerna dan detoksifikasi terjadi terus-menerus.
6. Penyebab ADHD pada anak

Pati 

Pati alami yaitu yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Terdapat pada beras merah, beras hitam, beras coklat dan biji-bijian utuh (wholegain), umbi-umbian, buah dan sayuran. Pati olahan dapat membuat zat alami di dalamnya menjadi rusak, seperti pada beras dan tepung yang diputihkan, atau produk olahan seperti biskuit, roti, dan kerupuk.

Sebaiknya pilih mengkonsumsi biji-bijian seperti beras merah, coklat, hitam yang tidak di sosoh atau belum dilepas kulit arinya. Hal ini menjaga nutrisi yang terdapat pada kulit ari beras tersebut, yaitu vitamin dan mineral sebagai koenzim untuk menunjang kinerja enzim.

Lemak

Pilihlah lemak dari hewan yang bersuhu tubuh lebih rendah dari tubuh manusia, yaitu ikan. Lemak pada ikan mengandung asam lemak tak jenuh, sedangkan lemak pada daging adalah asam lemak jenuh. Lemak pada daging yang suhunya lebih tinggi dari manusia, bila masuk tubuh akan lengket dan mengeras serta dapat mengentalkan darah. Ibarat minyak kelapa yang diletakkan di dalam kulkas maka akan mengeras. Hal ini menyebabkan pembuluh darah menjadi tersumbat.

Pilihlah ikan dengan daging berwarna putih, karena daging merah mengandung hemoglobin, yang apabila bercampur dengan udara menyebabkan oksidasi dan menghasilkan radikal bebas.

Vitamin dan Mineral


Vitamin dan mineral keduanya saling melengkapi, contohnya untuk menyerap kalsium dibutuhkan vitamin D dan untuk menyerap zat besi dibutuhkan vitamin C.

Pola Makan yang Baik

Pola makan yang baik adalah dengan menggunakan Diet Abasa. Metode ini menggunakan ayat-ayat Al Qur'an sebagai rujukan. Yaitu dalam satu kali makan, ⅚ porsinya adalah nabati dan ⅙ nya hewani. Dari ⅚ nabati, 50% bagian berupa biji-bijian atau protein nabati, 30% nya sayuran dan sisanya buah-buahan. Untuk protein hewani yang disarankan jumlahnya kurang dari 100g perhari. Dan dapat dicukupi dari ikan, unggas atau telur organik.
Pola Diet Abasa

Makanan Tambahan untuk Menu Makanan

1. Teh rempah : jahe, kunyit, habbatussauda, lainnya
2. Raw honey : asli tanpa tambahan, minim proses
3. Sayuran laut : rumput laut
4. Probiotik yang thoyyib : bone broth, yogurt, sauerkraut
5. Kolagen alami

Teknik Makan yang Baik 

1. Mengunyah 30-70 kali tiap suapan 

Mengunyah makanan membuat makanan menjadi lembut dan mudah melewati kerongkongan. Semakin banyak mengunyah, semakin banyak air liur yang mengandung enzim amilase bercampur baik dengan asam lambung dan cairan empedu. Hal ini membuat pencernaan lancar, dan mengunyah juga akan meningkatkan kadar gula darah secara perlahan-lahan sehingga menekan nafsu makan dan mencegah terlalu banyak makan. Penyerapan makanan pun menjadi lebih efisien

2. Makan buah 30 menit sebelum makan

Buah dicerna di dalam tubuh selama 30 menit, sedangkan nasi 4 jam, ikan 4-5 jam, dan daging 6-8 jam. Bila buah dimakan setelah makanan utama, yang akan terjadi adalah penumpukan bahan di usus. Karena usus memilih makanan yang dapat dicerna terlebih dahulu, dan sisanya pun akan membusuk. Buah-buahan yang telah dikupas sebaiknya langsung dimakan, jangan menunggu hingga berwarna coklat karena telah teroksidasi. 

Sebaiknya berhenti makan dan minum 4-5 jam sebelum tidur, karena dalam proses mencerna karbohidrat dibutuhkan insulin. Insulin akan mengubah karbohidrat dan protein menjadi lemak.

6. Air yang Baik

Syarat air yang baik adalah : jernih, bersih, bersifat basa, mengandung banyak mineral, dan berkekuatan reduksi besar (anti oksidasi). Hindari merebus air ledeng atau air keran, karena mengandung klorin dioksida dan karsinogen berupa trichloroethylene dan triphenylmethane. Aturan minum bagi orang dewasa adalah 6-8 gelas air per hari. Waktu minum yang terbaik adalah 2-3 gelas sebelum makan.

7. Pembuangan yang Teratur

  • Singkirkan xenoestrogen penyebab leaky gut
  • Perbaiki pola dan teknik makan
  • Jika dirasa pergerakan usus lambat, maka harus melakukan perbaikan pola makan dan pola kebiasaan sehat yakni dengan detoksifikasi
Posisi bab yang benar yaitu menggunakan toilet jongkok. Namun jika hanya memiliki toilet duduk, maka dapat dibantu menggunakan kursi kecil sebagai penyangga kaki. Karakter feses atau kotoran yang dikeluarkan dianggap normal apabila berwarna coklat dan berbentuk pasta padat seperti pisang, yang tidak meninggalkan sisa saat dibersihkan
Posisi BAB yang tepat di toilet duduk
Arti warna feses
Perbedaan konsistensi feses

Inti dari Kriteria Makanan
  • Raw food : adalah makanan mentah dari buah maupun sayur, dan segar untuk protein hewani. Pengecualian daun singkong harus direbus dulu dan kacang merah tidak boleh dikecambahkan karena keduanya berpotensi menjadi toksik 
  • Real food : makanan dalam bentuk aslinya, yang tidak boleh dicampur atau ditambahkan apapun 
  • Local food : adalah makanan yang asli dan mudah didapat di sekitar kita.
  • Minim proses : hanya sedikit perlakuan sebelum bahan makanan dikonsumsi, seperti mencuci dan merebus.
  • Makanlah dengan hati yang bahagia dan penuh syukur, porsi yang sesuai anjuran, serta dimakan dengan teknik yang benar.


Referensi

http://www.stressmechanism.com/default.asp.pg-TheHypothalamic-Pituitary-AdrenalHPAaxis

https://www.google.com/amp/s/www.bbc.com/indonesia/majalah-49749952.amp

http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-abasa.html?m=1

https://brainly.co.id/tugas/1906366

Materi kelas Muslimah Melek Sehat Level 1 oleh Ikarie Group bimbingan dr. Herlin Ramadhanti
Ummi Maryama
Teman mainnya Maryam dan Hisham | Islamic Parenting - Home Education - Healthy Lifestyle Enthusiast | Partner belajar sekaligus pembelajar Al Qur'an

Related Posts

Post a Comment